
Kamis, 4 November 2021 | 13:12 WIB
Oleh : Indah Handayani / WBP
Glasgow, Beritasatu.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan Indonesia memperkuat kerja sama infrastrukturdengan Korea Selatan (Korsel). Hal itu terungkap saat Menteri PUPR mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Lingkungan Korea Selatan Han Jeoung-ae pada hari ketiga pelaksanaan Conference of the Parties (COP) ke-26 di Glasgow, Skotlandia, Rabu (3/11/2021).
Menteri Basuki menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara di bidang infrastruktur. Pada pertemuan bilateral terakhir Mei 2021 lalu telah dibicarakan persiapan penyelenggaraan The 2nd Asia International Water Week (AIWW) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang semula November 2021 ditunda menjadi Maret 2022 secara hybrid (offline dan online).
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Korea Selatan atas dukungannya untuk memperkuat kerja sama infrastruktur, termasuk ahli bendungan yang dirasakan sangat membantu. Kerja sama lainnya terkait pengembangan infrastruktur berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK), khususnya teknologi Advanced Hydrologic Measurement dan Pilot Project Smart Water Management Denpasar,” kata Menteri Basuki dalam keterangan pers, Kamis (4/11/2021).
Menteri Basuki berharap dengan pemanfaatan TIK akan membantu pengumpulan data hidrologi dan informasi air secara terkini untuk mewujudkan pengelolaan air berkelanjutan dan efisien. Saat ini, dua kerja sama di bidang pemanfaataan TIK tersebut sedang dalam tahap persiapan.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga menyampaikan rencananya untuk mengunjungi Korea Selatan pada akhir tahun 2021 ini untuk melihat beberapa proyek smart city, di antaranya Smart Village di Eco Delta City, Songdo City dan Sejong City. “Saya tertarik untuk mempelajari bagaimana kota-kota baru itu dibangun dari awal, bagaimana konsep kota pintar dapat diimplementasikan,” ujarnya.
Menteri Basuki menyatakan Kementerian PUPR ingin banyak mempelajari pengalaman Korea sehubungan dengan rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. “Saat ini Rancangan UU IKN sudah disampaikan pemerintah ke DPR untuk dibahas lebih lanjut dan mendapatkan persetujuan,” tuturnya.
Menteri Basuki dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan rencananya untuk pengembangan pemanfaatan bendungan untuk sumber energi terbarukan, seperti halnya pemanfaatan tenaga hidro dan pemasangan panel surya di bendungan untuk menghasilkan energi listrik.
Sumber: Investor Daily